4 Mitos Affiliate Marketing Yang Perlu Anda Ketahui

Posted on Posted in Affiliate

Mitos affiliate marketing memang cukup banyak. Jika Anda mengamininya, bisa-bisa malah menghambat program afiliasi yang Anda lakukan.

Ada banyak sekali mitos affiliate marketing yang bertebaran di luar sana. Dan mitos-mitos ini sering ditebarkan juga melalui program-program bisnis afiliasi yang ada.

Sangat penting bagi Anda untuk memahami beberapa mitos tersebut sehingga Anda dapat membuat keputusan yang tepat untuk mengembangkan bisnis afiliasi Anda.

1.Mitos Affiliate Marketing, Sistem Bisa Dilakukan dengan Cepat dan Mudah untuk Dikelola

Dalam dunia afiliasi, banyak sekali pekerjaan yang harus dilakukan.

Bukan hanya itu, berbagai situasi tertentu juga dapat menyebabkan program affiliate marketing Anda kurang berjalan dengan begitu mulus.

Ditambah lagi dengan banyaknya persaingan dan perebutan customer.

Tentu saja hal ini tidak bisa membuat Anda mendapatkan komisi yang begitu besar dalam waktu singkat.

Menurut survey dari Three Ladders Marketing pada tahun 2013 lalu, hanya sekitar 0,6% seorang affiliate marketer sukses menjalankan program afiliasi dengan sistem.

Hal ini mempertegas kepada Anda bahwa salah satu mitos affiliate marketing dengan sistem tidak serta merta dapat berdampak instant pada hasil komisi atau pendapatan Anda.

Seorang affiliate marketer harus membutuhkan waktu dan usaha untuk membangun bisnis afiliasi dan menghasilkan uang, serta tidak selalu mengandalkan sistem.

Inti dari affiliate marketing adalah relationship. Untuk menjaga hubungan tersebut tetap baik berikut tipsnya:

  • Membawa calon customer yang tepat (tertarget) ke dalam program Anda.
  • Mencari tahu cara mempererat hubungan dengan partner Anda agar hubungan tersebut menjadi lebih baik dan efisien.
  • Memperbarui konten Anda secara tertatur untuk menciptakan hal-hal baru yang lebih segar.

Affiliate marketing ini adalah program yang membawa traffic ke dalam website atau bisnis Anda. Selanjutnya, tugas Anda adalah bagaimana caranya membuat traffic tersebut menjadi konversi yang tinggi.

2.Mitos Affiliate Marketing, Harus Membuat Niche yang Populer

Anda sudah memahami niche bukan?

Sebagai gambaran, Niche adalah ‘topik’ khusus yang disajikan dalam sebuah blog maupun website.

Niche ini sendiri sangat penting untuk SEO maupun untuk membuat pengunjung (traffic) menjadi betah membaca informasi dan artikel yang disajikan oleh blog Anda.

Lalu bagaimana dengan mitos affiliate marketing tentang niche ini?

Banyak affiliate marketer pemula yang berupaya mengikuti niche populer karena menurut mereka sangat sulit mendapatkan pengunjung apabila menggunakan niche yang tidak ramai diperbincangkan.

Hal itu membuat mereka terjebak dengan mengikuti niche yang populer.

Memang, menggunakan niche yang populer cukup baik untuk program afiliasi yang Anda lakukan.

Tapi, hal itu akan sulit menjadikan Anda meraih KESUKSESAN dalam program tersebut. Kenapa?

Fokus kembali menjadi kuncinya.

Tetap fokus pada target dan misi Anda setelah itu Anda temukan afiliasi yang sesuai dengan target Anda. Hal ini akan membuat Anda jauh lebih nyaman untuk mengembangkan program afiliasi.

3. Mitos Affiliate Marketing, Program Afiliasi adalah Strategi Usang

Sejak Google menerbitkan alogaritma baru pada SEO, link building seolah dipandang sebelah mata yang dapat menghambat aktivitas afiliasi Anda.

Tapi ingat, masih ada seribu cara baru untuk membentuk SEO dan membangun brand Anda.

Dan tentu saja, Anda mungkin akan masih menemukan masalah di beberapa link yang terkait dengan program afiliasi Anda.

Namun afiliasi masih sangatlah penting bagi Google dan kegiatan ini menawarkan cara lain yang relevan dan terkait langsung dengan konsumen.

4. Mitos Affiliate Marketing: Join di Banyak Program Afiliasi

Tentu saja mitos affiliate marketing tersebut bisa dipatahkan. Cara terbaik untuk sukses di program afiliasi adalah menjaga kualitas daripada kuantitas.

Mitos yang ini sejatinya sudah saya bahas pada artikel sebelumnya yang berjudul ‘7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Affiliate Marketing Pemula’.

Intinya adalah tetap selalu berusaha disiplin dalam mengembangkan program afiliasi yang Anda terapkan.

Tetap berusaha dan terus termotivasi untuk menemukan hal-hal baru untuk mendukung program affiliate marketing. So, mitos affiliate marketing di atas tersebut harus Anda patahkan.

Good Luck!

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *